Irawan Sandhya Wiraatmaja siapa yang berziarah? Ilalang merunduk membuka waktu gundukan tanah yang membaca kesenyapan. Nisan yang diam di antara mata yang basah, mengurai hari-hari yang berjarak seperti baru kulihat […]
Puisi
Puisi: Notasi Musik Klasik – Irawan Sandhya Wiraatmaja
Irawan Sandhya Wiraatmaja not-not berlirik itu adalah hutan yang terbakar pelan-pelan di antara rambut yang rapuh dimakan terik dan cahaya matahari melepaskan sayap-sayap burung dari sarang yang terusir, dan kelepaknya […]
Puisi: Belgrade: Dalam Ruang Orkestra – Irawan Sandhya Wiraatmaja
Irawan Sandhya Wiraatmaja Ruang sunyi. Tak ada suara. Hanya gerak mata Ketika dimainkan musik daun-daun. Mengalir ke muara Aku tak mengenalmu. Tak mengenal petikan gitar Siapa yang termangu di pojok, […]
Puisi: Dordrecht: Musim Dingin – Irawan Sandhya Wiraatmaja
Irawan Sandhya Wiraatmaja Sepotong salju jatuh di lipatan jendela Sepotong keju tergeletak di tepi piring meja Seikat anggur, apel dan waktu terdiam dalam dingin Gemetar tubuh dibayang kesenyapan ingin Kau […]
Puisi: Marsinah – Linda Christanty
Linda Christanty Aku tidak tahu bagaimana menari dan memainkan gitar dengan benar Jari-jariku ini terasa kasar karena bekerja Dan lagu yang kudengar adalah perintah dan bising mesin setiap hari Tak […]
Puisi: Pergi Mengembara Selagi Usia Masih Muda – Dodong Djiwapradja (1928-2009)
Dodong Djiwapradja (1928-2009) Pergi mengembara selagi usia masih muda Sebab nanti bila janggut sudah turun bagai salju, putih tak’kan punya lagi waktu, selain berbaring dengan muka sedih Pergi mengembara ke […]
Puisi: Ajakan – Mansur Samin (1930-2003)
Mansur Samin (1930-2003) Mari serahkan kepadaku semua sengsara sampai di manalah tangis orang-orang putus asa tiada percaya hidup ini nyanyian mesra sedang baiknya jiwa memperkelahikan nasib tiada habisnya Mari serahkan […]
Puisi: Padangsidempuan – Mansur Samin (1930-2003)
Mansur Samin (1930-2003) ucapkan semua harga dari suara dihadapi pijar resah dalam tiada takutku dan takutmu hasrat yang ramah menyubur jauh dalam hari dan dera dan memadatlah hubungan duka raba […]
Puisi: Jelmaan – Mansur Samin (1930-2003)
Mansur Samin (1930-2003) Siapakah kau nakhoda, bajak atau nelayan awas lewat di sini anak cucu ingat jembalang cermat siga gelombang ini laut, kubur kisahku sepanjang zaman Itu perahu berisi pengantin […]
