• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi

Puisi: Septuaginta – Adimas Immanuel (l. 1991)

Posted on 5 Februari 201716 Maret 2018 by Editor

Adimas Immanuel (l. 1991) Septuaginta Seekor tikus hitam menggondol sebuah kata yang jatuh di lantai pesta. Ia seret sekerat kemudian dan dibawa ke sarangnya. Ia telah lunaskan yang tak terjemahkan. […]

Posted in Puisi Tagged Adimas Imannuel, Puisi Leave a comment

Puisi: Penyamaran Busana – Kiki Sulistyo

Posted on 5 Februari 2017 by Editor

: Auguste Soesastro tubuh tumbuh dengan caranya sendiri karenanya tak kubuat garis di lengan ini cuma bagian lurus dan tembus melewati tangan di bawah bayangan benang benang yang tenang menyamar […]

Posted in Puisi Tagged Kiki Sulistyo, Puisi Leave a comment

Puisi: Anak-Anak Tembakau – Jamal D. Rahman

Posted on 5 Februari 2017 by Editor

Jamal D. Rahman kepada petani tembakau di madura kami anak-anak tembakau tumbuh di antara anak-anak batu nafas kami bau kemarau campur cerutu bila kami saling dekap, kami berdekapan dengan tangan […]

Posted in Puisi Tagged Jamal D. Rahman, Puisi Leave a comment

Puisi: Amsterdam Blues – Arrahmaiani

Posted on 5 Februari 2017 by Editor

Arrahmaiani Di rambutku kusut Bertebar rasa takut Bergelinjang mengerang Sepanjang malam Berselimut gemerlap lampu Kekasihku, Hujan dingin turun Basahi kepedihanku yang batu Cucurannya aliri Kesepian beku Di kanal-kanal dosa Gang-gang […]

Posted in Puisi Tagged Arrahmaiani, Puisi Leave a comment

Puisi: Toko Buku vs Kota – Amien Wangsitalaja (l. 1972)

Posted on 2 Februari 20173 Mei 2018 by Editor

Amien Wangsitalaja (l. 1972) Amien Wangsitalaja seseorang sebab asa ketuhanan mendengkur di sudut teka-teki referensi-referensi glamour ini kotaku terbaca oleh atlas kumal beberapa ruasnya menyisa tembok tua yang mengelupas berberita […]

Posted in Puisi Tagged Amien Wangsitalaja, Puisi Leave a comment

Puisi: Dunia Manusia – Toto ST Radik

Posted on 2 Februari 201730 Juli 2017 by Editor

Toto ST Radik dunia manusia terlalu membosankan. terlalu daging: mudah busuk dan berulat dengan bau yang enggan hilang terlalu banyak mulut di kepalanya yang kecil. membual di panggung menjual sorga […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Toto ST Radik 1 Comment

Puisi: Aku Ingin Menjadi Batu di Dasar Kali – Kriapur (1959-1987)

Posted on 2 Februari 2017 by Editor

Kriapur (1959-1987) Aku ingin menjadi batu di dasar kali Bebas dari pukulan angin dan keruntuhan Sementara biar orang-orang bersibuk diri Dalam desau rumput dan pohonan Jangan aku memandang keluasan langit […]

Posted in Puisi Tagged Kriapur, Puisi Leave a comment

Puisi: Kupahat Mayatku di Air – Kriapur (1959-1987)

Posted on 2 Februari 2017 by Editor

Kriapur (1959-1987) kupahat mayatku di air namaku mengalir pada batu dasar kali kuberi wajahku pucat dan beku di mana-mana ada tanah ada darah mataku berjalan di tengah-tengah mencari mayatku sendiri […]

Posted in Puisi Tagged Kriapur, Puisi Leave a comment

Puisi: Pohon yang Hidup di Jam Larut – Indra Tjahyadi

Posted on 2 Februari 20172 Februari 2017 by Editor

Indra Tjahyadi             : fransisca romana ninik Kesendirian menguntitku. Kelam yang merangkak menghisap darahku. Dari Neraka yang begitu jauh dan tak terbayangkan, kesunyianku meluncur. Burung-burung bersayap muram terbang diam, tiba-tiba […]

Posted in Puisi Tagged Indra Tjahyadi, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani