Iwan Simatupang Pada satu kemarau berkepanjangan Di kerajaan padang hanya padang Bersabda baginda satu hari: Dari semua degup dan warna berlalu Satu harus utuh selalu: Lembut dan putih dari domba […]
Puisi
Puisi: Kami – Mansur Samin
Mansur Samin Kami tak siasia mempertahankan bumimu ini menyerahkan gerak jiwa masak oleh tenaga pandanglah jalan suram masa kalut yang dikeluhi setiap kata mencari nilai dalam benda Kami tak siasia […]
Puisi: Jeli Ceri Nostradamus – Nukila Amal
Nukila Amal Siapkan sekilo buah ceri yang termatang dan terindah. Bayangkan negeri jauh berladang lapang, bermatahari sekali. Hiruplah wangi tanah dan buah ceri berjuntai merah terpetik sejangkauan tangan anak-anak petani […]
Puisi: Cak Markeso – Dadang Ari Murtono
Dadang Ari Murtono aku penyair bimbang, cak bimbing aku aku tak kuat berjalan dengan memanggul perut lapar, dalam tasku, kata-kata tak ada yang abadi maka tunjukkan cak, duniamu itu, semesta […]
Puisi: Jam Dinding yang Gelisah – Wannofri Samry
Wannofri Samry jam dinding melirik ke jendela, detik-detik terasa pukulan memekakkan jarum pendek yang bergerak lambat tiba-tiba ingin lebih cepat sekonde ingin behenti karena ia menghela jarum-jarum yang besar bertahun, […]
Puisi: Tugu-tugu Kota Bau-Bau – Riki Dhamparan Putra
Riki Dhamparan Putra Nanas palsu. Kota Bau-Bau menjelang pilkada Kalau bersisik katakan ikan, berpayung katakan raja Jangan kau bungkus dengan umpama Sebab kalau kau sobek tapi tak menitik darah Atau […]
Puisi: Dua Malaikat – Aji Ramadhan
Aji Ramadhan : Ali Akhmad Baktsir 1. Tiga malaikat dititahkan Tuhan untuk turun ke bumi. Tapi satu malaikat takut, maka tinggal dua malaikat. Dua malaikat bernama Harut dan Marut, dan […]
Puisi: Dunia Tak Begitu Buruk – Ook Nugroho
Ook Nugroho Dunia tak begitu buruk dalam sebuah sajak. Tapi kau harus bergulat lebih dulu, merebutnya. Menyudahi sekat-sekat bahasa yang menjebakmu dalam sempit kamar-kamat tak berjendela. Sesudah itu, sebuah jalan […]
Puisi: Perang yang Lain – Rio Fitra S.Y.
Rio Fitra S.Y. Ia siapkan Perang Padri yang lain untukku. Perang Aceh yang kesekian, Perang Diponegoro yang terakhir, atau Perang Bali yang baru. Tanpa rencong, keris, bedil kokang, pun tanpa […]
