Cyprianus Bitin Berek (l. 1970) Kain 2 Apakah sulitnya menukar gandum terbaik demi tambun domba seekor? Dengan bebal diciptakan aturan sendiri lantas memaksa Tuhan menerimanya. -Wahai! Lelaki berhati batu! Tak […]
Puisi
Puisi: Di Vietnam Camp – Bode Riswandi
Bode Riswandi Banyak yang bercerita lewat angin, semacam dingin Atau isyarat yang licin. Sepi serupa kembang muda Yang tumbuh di ranting rahasia. Kuncup ia satu-satu Lalu jatuh ke dasar tanah. […]
Puisi: Kemidi Rudat – Kiki Sulistyo
Kiki Sulistyo lewat gerak rampak dan musik rancak kita bacakan hikayat musafir persia yang tiba pertama di pelabuhan kota berdagang sembari bermain gambus dengan topi tarbus kita tak tahu siapa […]
Puisi: Orang-orang Malioboro 2009 – Iman Budhi Santosa
Iman Budhi Santosa Selembar daun angsana yang gugur musim ketiga dinihari menyapa (dengan wajah kecewa) setelah terinjak sepatu bersama semut hitam di bawahnya yang harus mati sebelum menemukan remah berkah […]
Puisi: Tempat Teraman – Badruddin Emce (l. 1962)
Badruddin Emce Tempat Teraaman Dengan tangan terbiasa untuk tak senonoh pagi akan mempersilakan duduk di bangku yang bisa diajak sekongkol Sambutlah! Itu tempat bagus untuk mojok. Bercintalah denganku seperti gulung […]
Puisi: Suruttutur – Ayatrohaedi
Ayatrohaedi Selamat tinggal, duhai, setiap kenangan! Keharuan, kemanisan masa kanak adalah mimpi yang tak bisa dilupakan Adalah pagi-pagi, punggung kerbau selalu jadi tunggangan. Musim bersawah kesibukan kampung di sana tertumpah. […]
Puisi: Arus – Amal Hamzah (1922-1987)
Amal Hamzah (1922-1987) Berkayuh aku di segara hidup, alun air pelan semata biduk melancar ria gembira Pukulan kayuh tiada bersuara Pada perahu muat seorang. Sekali terbentur perahuku Pada dara kucindan […]
Puisi: Tan (1-3) – Tjahjono Widarmanto
Tjahjono Widarmanto Tan (1) sejak kanak-kanak aku selalu membayangkan sebagai pengelana jauh yang tak butuh tubuh tak pernah berencana kapan saat pergi tak pernah mencatat kapan akan datang sejak dilahirkan […]
Puisi: Pencari Jembatan – Adri Sanda
Adri Sanda ke manakah ia, selalu saja ia menatap sungai setiap buih yang menggelembung, setiap yang hanyut terapung seperti ada yang menunggu di seberang, mungkin harapan atau juga hujan “tak […]
