Mira MM Astra Sebab hanya darah campuhan tempat aku menadah sesaji dedari dan lingkaran api lingkaran yang bergasing ketika sebuah nada tertawar sesayut segala suara nada yang mengeram seperti ikan […]
Puisi
Puisi: Percakapan Angin dan Jendela – Alizar Tanjung
Alizar Tanjung angin bertemu ke jendela dengan tangan besar dan kasar, ia tampar jendela, berdentang daun jendela kayu ke kusen. berbalik jendela menampar angin, angin dan jendela berulang saling tampar. […]
Puisi: Aku di Sini Kata Muara – Tajuddin Noor Ganie
Tajuddin Noor Ganie Hati berzikir mengucap laut pasang berombak Gelap menyalin suara gemuruh daun luruh Hanya satu yang dituju hatiku: mencari muara kata berasal Muara kata di mana kau berada? […]
Puisi: Tebu – Kedung Darma Romansha
Kedung Darma Romansha hiruplah wangi tubuhku kau akan tahu ke mana dialamatkan darahku: kota-kota yang dikristalkan di buku-buku yang berdebu. hiruplah bau tubuhku dari tulang-tulang besi berkarat ketel yang terbatuk-batuk […]
Puisi: Lewong – Dody Kristianto
Dody Kristianto Yang kau tunggu menubuh dan bersarang di halaman belakang. Jangan kau bersiap dengan ancangan tendang. Tak harus kau kelar mendaras isi kamus beragam kamus. Yang kau perlu hanya […]
Puisi: Amarah – Dody Kristianto
Dody Kristianto Bahasamu menakik kiri kanan, bahasaku mengendap menyelinap. Perihal berkendara kuda hijau, inilah aku yang patut kau ujar mahacergas. Kesiurku gejolak singkat yang menekuk. Lembar pengetahuanku sebenarnya kalibut sesat […]
Puisi: Kenangan Transit – Linda Christanty
Linda Christanty Di O’ Hare, pegawai imigrasi mengira ia datang dari Narita dan menunjuk barisan orang-orang Jepang. Tapi ia melangkah ke belakang orang Jerman. Lelaki Jepang di antrean tiba-tiba melengking […]
Puisi: Perjalanan Sungai – Eka Budianta (l. 1956)
Eka Budianta (l. 1956) Perjalanan Sungai (1) Sungai yang dulu menangis Di antara batu-batu di pegunungan Sekarang telah sampai di kota Dan akan terus menuju ke laut Tak lagi terdengar […]
Puisi: Sebelum Laut Bertemu Langit – Eka Budianta (l. 1956)
Eka Budianta (l. 1956) Perjalanan Sungai Seekor penyu pulang ke laut Setelah meletakkan telurnya di pantai Malam ini kubenamkan butir-butir Puisiku di pantai hatimu Sebentar lagi aku akan balik ke […]
