Erich Langobelen (l. 1994)Prolegomena “Seperti musim panas yang tuaMenepuk punggung hujan,Hutan memerah.Dan luka merembeskan darahnyaKetika ingin kucintaiMu tanpa putus asa.” Dari selatan, jauh sebuah jalanKuterima kabar tentang waktu Mungkinkah kita […]
Puisi
Puisi: Epiphaneia – Erich Langobelen (l. 1994)
Erich Langobelen (l. 1994)Epiphaneia : untuk Mahmoud Darwish Dalam selembar potret tua di tangannyaIa lihat apa yang tak diingat Sebenarnya pada puingPecah dinding dan sisa gentingYang hampir tak kita […]
Puisi: Menjahit Robekan Saku – Arwinto Syamsunu Ajie (1965 – 2019)
Arwinto Syamsunu Ajie (1965 – 2019)Menjahit Robekan Saku Aku menjahit robekan saku dengan 10 jaripulang mengembara. “Telah kujalin benang dariserat-serat purnama, dari ribuan hutan kota.Kini, teruslah terjaga, doa. Teruslah terjagabagi […]
Puisi: Sajadah Selembar Badan – Arwinto Syamsunu Ajie (1965 – 2019)
Arwinto Syamsunu Ajie (1965 – 2019)Sajadah Selembar Badan Luka-luka bersembahyang, di atas sajadah selembarbadan. Angin mudik berkesiut pelan, tiap kali cakar-cakar gelombang dipantaikan. Jadi buih-buih putih kenangan. Jadi detik-detik yang […]
Puisi: Kau Namakan Aku Lidah – Arwinto Syamsunu Ajie (1965-2019)
Arwinto Syamsunu Ajie (1965-2019)Kau Namakan Aku Lidah Kau namakan aku lidah. Baiklah. Tak seorang perlu memukul-mukul kentong, mengundang tetangga, membagi-bagikan bubur merah. Nama itu cukup indah. Tak cuma mengelendot dalam […]
Puisi: Waktu – Daelan Muhammad (l. 1942)
Daelan Muhammad (l. 1942)Waktu bagai sejumlah pengantar jenazahwaktu berduyun datang berduyun pergisarat dengan tangis keluh dan kesahyang tiada lagi disadari amboi! lambatnya mereka melangkahtapi dengan tiada disadarilewatlah sebuah demi sebuahrumah […]
Puisi: Di Bawah Jendela – Daelan Muhammad (l. 1942)
Daelan Muhammad (l. 1942)Di Bawah Jendela ada angin menjenguk dari luar jendelasudah tua tapi masih begitu tampan iademi melihat aku acuh tak acuh sajaia pun melompat masuk menampar muka Sumber: […]
Puisi: Siul Angin di Bukit Batu – Djawastin Hasugian (l. 1943)
Djawastin Hasibuan (l. 1943) Siul Angin di Bukit Batu Siul angin di bukit batu. Melagukan musim kian meninggi.Menggunduli pohon. Pohon-pohon terpencilDi kaki langit hitam. Hitam tambah menebal mengental jugaSebentar lagi, […]
Puisi: Di Selat Sunda Tengah Hari – Djawastin Hasugian (l. 1943)
Djawastin Hasugian (l. 1943)Di Selat Sunda Tengah Hari MelingkarMemutih jauhTudung sajiSayup-sayupSepi. MelingkarLaut, langit berpelukan. Menggeliat lautSegaris bibir penuh nafsuNapas resahTerapung-apungDi kejauhan. Sayup-sayupSepi. 1966 Sumber: Sastra, No. 3, Th. VII, Maret […]
