• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Jalanan – Weslly Johannes

Posted on 5 Juli 20216 Juli 2021 by Editor

Weslly JohannesJalanan Sendiri dan tertolak, dirinya.Dikirim tanpa pesandari satu pulau ke lain pulau,mencuci piring, jadi suruhan.Dari esok yang tak adamanusia belajar hidup.Cukup untuk ini hari saja.Menipu, mencuri, menggunakan pisau.Tak boleh […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, weslly johannes Leave a comment

Puisi: Pulang ke Hulu – Zulkarnain Siregar (l. 1961)

Posted on 5 Juli 20215 Juli 2021 by Editor

Zulkarnain Siregar (l. 1961) pulang ke hulu dari dahanmuyang rendah daun kupetik kugulung seperti tabungmirip kerucutkupincuk pakek tusuklidi runcing menusukmengikat rusuk kutampung pecahan airpada pelepahpelepah pisang mudasisa hujan kemarin petangpulasebelum […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Zulkarnain Siregar Leave a comment

Puisi: Seperseribu Detik Y.A.D. – Handrawan Nadesul (l. 1948)

Posted on 5 Juli 20215 Juli 2021 by Editor

Handrawan Nadesul (l. 1948)Seperseribu Detik Y.A.D. Seperti janji ketika usiaku berangkat rembunaiayo, tariklah kancing bajuku, dan hitung dosa-dosaku! Kita tak pernah punya hari yang selesaiJikapun semua kenangan menjadi kebanggaan,hidup bukan […]

Posted in Puisi Tagged Handrawan Nadesul, Puisi Leave a comment

Puisi: Jatuh Malam di Stasiun Kecil – Handrawan Nadesul (l. 1948)

Posted on 5 Juli 20215 Juli 2021 by Editor

Handrawan Nadesul (l. 1948)Jatuh Malam di Stasiun Kecil bulan tipis berangsur mekarlampu di peron bergoyang-goyangsaat peluit kereta penghabisansuara anjing di tepi relmengorek-orek sisa tulang ayam gorengangin menusuk ke dalam rusuksangat […]

Posted in Puisi Tagged Handrawan Nadesul, Puisi Leave a comment

Puisi: Sangat Bukan – Lan Fang (1970-2011)

Posted on 3 Juli 20213 Juli 2021 by Editor

Lan Fang (1970-2011)Sangat Bukan apakah kau: angin yang melekat pada kaca pintu? sangat bukan,aku pintu, tempat syair menumpahkan ragu. kalau begitu apakah kau: keraguan yang dipanah rindu? sangat bukan,aku rindu […]

Posted in Puisi Tagged Lan Fang, Puisi Leave a comment

Puisi: Di Sebuah Barak – Rahmat Jabaril (l. 1968)

Posted on 3 Juli 20213 Juli 2021 by Editor

Rahmat Jabaril (l. 1968)Di Sebuah Barak Bulan di malamserahkan kamarkutembus jendelajelajah dunia Sudah empat nyawaditembus api panaslara menikam tubuhtelanjang para demonstran Kawan-kawankutertidur meranakeramaian di barakpenjara sepi matikawan terbaringdihunus harapankaum jelata! […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Rahmat Jabaril Leave a comment

Puisi: Pagi yang Sibuk – Rahmat Jabaril (l. 1968)

Posted on 3 Juli 20213 Juli 2021 by Editor

Rahmat Jabaril (l. 1968)Pagi yang Sibuk Orang-orang sibukmemecah Jalan SupadioJalan Ciroyommemikul bebanmendengus resahdikejar ambisidan waktu menyempit Suara pabrik menderumembangunkan hati yang terkuburtergesa!memijakkan kaki, diburu waktudikejar sengit mentarimakin cepat diburu wakturibuan […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Rahmat Jabaril Leave a comment

Puisi: Bertemu Intel – Rahmat Jabaril (l. 1968)

Posted on 3 Juli 20213 Juli 2021 by Editor

Rahmat Jabaril (l. 1968) Bertemu Intel Hari ini di Kafe Utan Kayu aku bermuka dengan seorang intel pangkatnya bersembunyi di jaket kulit hitam dan tangkap aura yang kubawa Kita saling […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Rahmat Jabaril Leave a comment

Puisi: Malam di Sepanjang Jalan Cibaduyut – Niken Kinanti (l. 1990)

Posted on 3 Juli 20213 Juli 2021 by Editor

Niken Kinanti (l. 1990)Malam di Sepanjang Jalan Cibaduyut apa yang tergenag dari bola matamuadalah kesedihan beku saat kendaraan berjajar lalu berlalugadis kecil peminta recehan di Jalan Cibaduyutbajunya sobek mulutnya luka-luka […]

Posted in Puisi Tagged Niken Kinanti, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani