• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi

Puisi: Nasib Bangsakoe Perempoean di Atjeh (1928) – Chairoemi binti M. Hoesain

Posted on 12 Maret 201712 Maret 2017 by Editor

Chairoemi binti M. Hoesain 1. Lamalah sudah diangan-angan, Di dalam kalbu atau timbangan, Hendak menjelma ke “Pandji” jambangan, Inilah baru ada lapangan. 2. Adapun akan kedatangan beta, Dari Tjalang suatu […]

Posted in Puisi Tagged Puisi Leave a comment

Puisi: Jagung Tumbuh di Hatimu – Ujianto Sadewa

Posted on 11 Maret 2017 by Editor

Ujianto Sadewa Dengar sedepa pintu gerbong menendang-nendang kepalamu yang berlubang. Sama saja. Seperti jerit megapon yang meledak di tanganmu. Kabarnya, sebutir jagung yang kau tanam itu telah tumbuh setinggi anak […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Ujianto Sadewa Leave a comment

Puisi: Manuskrip Lelaki Penyuka Wortel – Al-Fian Dippahatang (l. 1994)

Posted on 11 Maret 201714 Juni 2018 by Editor

Al-Fian Dippahatang (l. 1994) Manuskrip Lelaki Penyuka Wortel Lelaki yang pernah membuatmu mabuk perasaan, kini jatuh bangun mengejarmu kembali. Lantaran engkau tak bisa mengelak, terlanjur mencintaiku yang jelas-jelas memiliki kelainan […]

Posted in Puisi Tagged Al-Fian Dippahatang, Puisi

Puisi: Berikhtiar Goena Kaoem – J. Mawelkere (1921)

Posted on 11 Maret 2017 by Editor

J. Mawelkere 1. Ahwal bermula berjajak kalam Bagi pembaca kusampaikan salam Diberkati Tuhan semesta alam Ikhtiar kita boleh di kalam 2. Dalam berikhtiar selamatnya kaum Perkara sendiri harus malum Jangan […]

Posted in Puisi Tagged J. Mawelkere, Puisi Leave a comment

Puisi: Sjair Tioeng – Aboe Sjamar (1914)

Posted on 11 Maret 2017 by Editor

Aboe Sjamar Adapun tiung sebangsa burung Di dalam sangkar ia terkurung Pandai bernyanyi sorak menggarung Bagai saudara duduk di warung Duduk di warung menghadap barang Tiap sebentar menyapa orang Memuji […]

Posted in Puisi Tagged Aboe Sjamar, Puisi Leave a comment

Puisi: Pembrian Tahoe – B.K. (1910)

Posted on 10 Maret 2017 by Editor

B.K. 1. Muhun ampun, beribu ampun, Kepada sekaliyan pembaca pantun, Pantun telaat berkunjung ke tuan Kerana ta’ saperti permulaan. 2. Mulai keluwar berhuruf Arab, Sebab perlu mencahri akrab, Tapi sekarang […]

Posted in Puisi Tagged B.K., Puisi Leave a comment

Puisi: Sjair Radjin dan Segan – Gouw Peng Liang (1891)

Posted on 10 Maret 201711 Maret 2017 by Editor

Gouw Peng Liang Miliq alam di antero banuwa, Rajin terutama dari samuwa, Bagai manusiya muda dan tuwa Rajin itu-itu termanfaatlah juwa. Akan sakaliyan kita manusiya, Baik hina atau muliya, Jakakalu […]

Posted in Puisi Tagged Gouw Peng Liang, Puisi Leave a comment

Puisi: Sjair Tiga Kali Doewa dan Satoe – Gouw Peng Liang (1891)

Posted on 10 Maret 2017 by Editor

Gouw Peng Liang Angkau mempunyai duwa buwah mata; Tetapi mulutmu melainkan sabuwa; Agaqnya itu diberi nyata: Lebih berdiyam dari melihat samuwa. Angkau mempunya telingan duwa, Tetapi sabuwah mulut akan bicara; […]

Posted in Puisi Tagged Gouw Peng Liang, Puisi Leave a comment

Puisi: Moesin Derep – Moesin Meladjo – M.J. (1873)

Posted on 10 Maret 201710 Maret 2017 by Editor

M.J. 1. Musin motong sudah datang, Apa kita dengar itu? Padi di sawah sudah matang, Kita orang ramai pergi di situ. 2. Pada waktu siang hari, Tranglah cahyanya matahari, Dengar […]

Posted in Puisi Tagged M.J., Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani