S. Anantaguna (1930-2014) Di tempat keringat tertumpah kaum tani membela tanah Stop! padi ini api nyawaku jagung ini darah jantungku di ini negri merdeka diucapkan di ini bumi demokrasi dipertahankan […]
Puisi: Pesan Dokter – Triyanto Triwikromo
Triyanto Triwikromo “Tak perlu kauminum obat apa pun. Kau tidak sakit. Kau hanya perlu bercakap-cakap dengan malaikat atau siapa pun yang akan memberimu sayap. Kau hanya perlu malih rupa jadi […]
Puisi: Apel Kedua – Dedy Tri Riyadi
Dedy Tri Riyadi (1) Kalau aku terjatuh, bukan karena kau rapuh, atau tak tabah pada hal-hal yang membuatmu melepaskan aku. Kau tetaplah pokok yang teguh dan kurasa begitu teduh, daun-daunmu […]
Puisi: Kesaksian Seorang Murid – Mario F Lawi
Mario F Lawi Jubahnya merah terkebas kemarau sebelum terkulai dalam tangan seorang perempuan. Enggan ia menengadah ketika berjalan sebab hidup yang menancapkan diri tak pernah bisa dipanggul. Tingkap yang terbuka […]
Puisi: Kereta – Sitok Srengenge
Sitok Srengenge 1 Sendiri di Stasiun Tugu, entah siapa yang ia tunggu Orang-orang datang dan lalu, ia cuma termangu Sepasang orang muda berpelukan (sebelum pisah) seolah memeluk harapan Ia mendesis, […]
Puisi: Upacara – Warih Wisatsana
Warih Wisatsana Erawan Berhutang pada siapakah hidup ini? Di dekat rumahmu, sebelum gang buntu atau sekelok sajak dari masa kanak Seperti biasa dengan tekun dan sabar Para penjaja itu mengacungkan […]
Puisi: Infus – Hasta Indriyana (l. 1977)
Hasta Indriyana (l. 1977) Dalam sebotol infus, ibu, bahasa manusia adalah Memaknai tubuh satu-persatu Diurai sambil mengingat doa-doa masa kecil Kupikir yang menetes itu bukan air mata Dari matamu, bukan […]
Puisi: Jalan ke Bukit Penuh Duri – Raudal Tanjung Banua
Raudal Tanjung Banua — untuk Afrizal Malna Ya, jalan ke bukit sudah berubah dalam langkahku kini; semak-semak meninggi, penuh duri rumput, ilalang pun jelatang berebut tumbuh di celah batu menggores […]
Puisi: Requiem – Wayan Sunarta
Wayan Sunarta mengapa harus ruhku menuju ruhmu kau ternganga di tepi cadas memandang cemas pada burung-burung yang mematahkan sayapnya di udara pada pusaran warna adakah kau temukan keabadian […]
