Marsten L. Tarigan Aku adalah penghuni baru di kota yang buta ini. Kuangkut kata-kata, kumuat mimpi-mimpi dalam kereta kencana: kau yang kulupa bersama rumah lama yang kian menjarak. Kau juga […]
Author: Editor
Esai: Tentang Kritikus dan Kritik Sastra
Oleh Maman S Mahayana PRAKTIK kritik sastra pada hakikatnya merupakan tindak menilai (evaluation). Ia memulai dan mengakhiri kegiatannya dengan memberi penilaian. Ketika seseorang hendak menulis kritik sastra, misalnya, ia mengawalinya […]
Puisi: Pantun Kampung Cina Terbakar – Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda Riau (akhir abad ke-19)
Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda Riau (akhir abad ke-19) Kampung Cina dimakan api Terangnya sampai ke Tanjungpinang Cinta merana di dalam hati Kepada tuan juga terkenang. Terangnya sampai ke Tanjungpinang […]
Puisi: Ikat-Ikatan Dua Belas Puji – Raja Ali Haji (1808-1873)
Raja Ali Haji (1808-1873) tempat dawat perak yang khalis * kurnia gubernemen raja bangsawan patut dipakai di tengah majelis * menjadikan sedap di mata tuan-tuan kurnia gubernemen raja bangsawan * […]
Puisi: Butterfly Effect – Sofyan RH Zaid
Sofyan RH Zaid dari arah yang berbeda # kita jumpa di taman kota aku dari kampung filsafat # kau dari pedalaman tarekat sungguh perjumpaan kita; # peradaban yang tua pohon […]
Puisi: Kawan Berbagi Keabadian – Aslan Abidin
Aslan Abidin aku dan sajakku adalah kawan berbagi keabadian. aku membayangkan diriku membacanya kelak di taman firdaus: tempat semua mimpi terlahir. aku dan sajakku adalah kawan berbagi keabadian. ia membayangkan […]
Puisi: Daun Kehidupan – Selendang Sulaiman
Selendang Sulaiman : petani tembakau Kilau hijau urat-urat daunmu Sesegar udara berhembus di kaki-kaki telanjang Lembab rasanya dada melepaskan nafas Pada bau sengat aroma tanah merah di ladang panjang Lelah […]
Puisi: Orang Rantai – Pranita Dewi (l. 1987)
Pranita Dewi : M. Valjean Aku lepas, tetapi juga tak bebas. 1. Selamat tinggal, pilar-pilar baja! Kini giliran kemerdekaan Menyiksaku. Paspor kuning akan memastikan nasibku: kau adalah gelandangan Yang lapar […]
Puisi: Layang-Layang – A. Warits Rovi
A. Warits Rovi musim panas selembut bentang dadaku menyimak sunyi batu-batu dan di atasnya, layang-layangmu memanggil ibu kepada langit biru du ah kacong! bila layang-layangmu tersangkut duri rukam sobeknya kurasakan […]
